Peluang Bisnis Game Online Dan Warnet

Peluang Bisnis Game Online Dan Warnet

Postpopuler.com – Bisnis warung internet (warnet) dan game online masih potensial, terutama di daerah. Ini yang mendorong Priya Wahyu mendirikan usaha warnet dan game online di Surabaya, Jawa Timur sejak 2012 dengan mengusung brand Sinar Warnet Game Online.

Saat ini Priya memiliki satu gerai yang terletak di Jalan Abdul Karim No 73 Surabaya, Jawa Timur. Sebelumnya, Priya sempat membuka satu cabang tetapi ditutup lantaran lokasi yang tidak sesuai.

Agar bisnisnya bisa lebih berkembang, sejak Agustus 2013, Priya menawarkan kemitraan.
Ada tiga paket kemitraan yang ditawarkan. Pertama, paket Rp 6 juta. Pada paket ini calon mitra tidak perlu menyiapkan lokasi karena usahanya akan digabung dengan lokasi pemilik waralaba.

Baca Juga: Aplikasi Prediksi Wajah Anak Terbaru 2021

Kedua, paket Rp 75 juta. Mitra akan mendapatkan perangkat komputer sebanyak 18 unit dengan 1 unit komputer untuk server, perlengkapan branding dan karyawan. Pada paket ini, mitra harus menyiapkan lokasi usaha seluas 50 meter persegi (m2).

Ketiga, paket Rp 125 juta. Untuk paket ini mitra akan mendapatkan 18 unit komputer dengan 1 unit  komputer server, perlengkapan branding, karyawan dan mini kafe. Luas lokasi yang harus mitra siapkan seluas 100 m2. Fasilitas lainnya adalah survei lokasi.

Sinar Warnet dan Game Online menyediakan 14 jenis permainan baru. Tarif sewa per jamnya sebesar Rp 2.500 per jam.  Hingga saat ini bisnis warnet dan game online besutan Priya belum mempunyai mitra. Alasan dia, kebanyakan calon mitra yang tertarik belum mempunyai lokasi yang cocok dan strategis. Selain itu, Priya juga tidak melayani calon mitra di luar Jawa Timur.

Sistem Bagi Hasil

Untuk tahun ini ia akan fokus untuk mitra di Jawa Timur saja agar memudahkan kontrol. Salah satu fasilitas yang akan diberikan Priya untuk mitranya adalah dengan memberikan kontrol secara rutin. Tujuannya, agar bisnis dapat berkembang sesuai dengan target.

Dari bisnis warnet dan game online yang ia miliki, Pria mengklaim dapat mengantongi omzet sebesar Rp 20,5 juta per bulan. Sementara untuk sistem kemitraan, laba bersih yang didapatkan mitra akan dibagi 50:50 dengan pusat.

Alasannya karena pusat tetap melakukan kontrol usaha dan memberi karyawan. “Mitra hanya memberi modal saja, yang mengoperasikan adalah kami,” katanya. Untuk tahun 2014 ini, Priya menargetkan untuk dapat menjaring 10 mitra baru.

Sumber : peluangusaha.kontan.co.id

You May Also Like

About the Author: Ramdan

Leave a Reply

Your email address will not be published.