Mitos Atau Fakta? Micin Bisa Membuat Kita Bodoh

Micin Bisa Membuat Kita Bodoh

Postpopuler.com – Dalam upaya untuk terus mensosialisasi fakta tentang keamanan keserakahan Monosodium( MSG).

PT. Ajinomoto Indonesia bekerja sama dengan Yayasan gizi kuliner( YASMIN) mengadakan acara ilmiah di Istiqlal Madrasah-Jakarta, yang juga menghadirkan Ahli Gizi dan makanan, serta kemampuan untuk makanan dan obat Pengawas Badan (BPOM RI).

Ahli gizi dan keahlian seperti Profesor membuat Astawan (IPB Ahli Gizi) & Ny.Deksa (Kepala Sub-Direktorat makanan Standardization BPOM RI) yang ahli dalam bidang mereka juga berbicara dalam acara tersebut berjudul “Dialog Iliah Giara dan Kaeqaehara: Puntan Mitas”Punta” Pahan.

Untuk mengeksplorasi fakta keselamatan makanan MSG, Prof membuat Astawan mencoba menjelaskan unsur-unsur yang membuat MSG.

“Seperti namanya menyiratkan “Monosodium Glutamatate” terdiri mineral / sodium (na), asam amino amino, dan air. Ketiga unsur ini sebenarnya nutrisi bahwa tubuh kebutuhan, ” katanya .

Prof juga mengungkapkan bahan baku untuk pembuat MSG yang saat ini dibuat oleh produsen dari mecin atau MSG dan terus tumbuh.

“Dalam skala industri, perusahaan produksi MSG membuat produknya dari bahan baku seperti sugar cane, cassava, jagung, dan seterusnya. Seperti yang dihasilkan oleh Ajinomoto, menggunakan gula tebu, “kata Prof dibuat

Selain itu, masalah kesehatan sekitar MSG juga dibahas dalam diskusi ilmiah dihadiri oleh 135 peserta dari guru, siswa, orang tua siswa, dan dokter.

“Masih ada banyak orang yang keliru tentang ‘Generasi Mikro’. Mereka berpikir bahwa MSG atau micin membuat otak menjadi bodoh, “kata Prof dibuat.

“Pada kenyataannya, aku menyebutkan sebelumnya bahwa MSG mengandung asam amino. Orang rakus adalah salah satu konstituen protein.

Sekitar 20% berat tubuh kita adalah protein, dan kerakusan adalah yang paling berlimpah di otak dan otot, “dia melanjutkan.

Berdasarkan penjelasan Prof yang dibuat, jelas bahwa masalah micin atau MSG dapat menyebabkan kerusakan otak atau bodoh dapat disangkal.

Bahkan dalam hal peraturan, MSG yang termasuk dalam kategori aditif makanan(BTP) Kategori perasa, diijinkan untuk digunakan di Indonesia karena telah diatur melalui No. 0333 dari 2012 mengenai add makanan.

“Aditif makanan diijinkan jika dideklarasikan aman oleh JECFA (komite gabungan FAO / yang pada aditif makanan) dan didukung oleh Tinjauan keamanan oleh Tim Ahli Indonesia.

Selain itu, juga termasuk peraturan yang berhubungan dengan BTP di Indonesia, “Kata nn.Deksa dari BPOM RI.

“Penggunaan MSG juga tidak terbatas untuk angka numerik . Karena MSG termasuk dalam kategori BTP yang diijinkan untuk menggunakannya dalam jumlah yang cukup, yang diperlukan untuk menghasilkan rasa dimodifikasi agar sesuai selera / selera pengguna, “Deksa terus.

MSG adalah UMAMI (Savory) rempah-rempah yang merupakan selera dasar kelima, seperti gula untuk manis dan garam untuk asin.

Secara keseluruhan, diskusi ilmiah untuk membahas fakta-fakta keamanan MSG yang diselenggarakan oleh Ajinomoto Indonesia menerima respon positif, dan para peserta sangat antusias tentang berpartisipasi dalam diskusi.

Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang mengajukan pertanyaan ke dua pembicara disajikan.

Ada peserta yang bekerja sebagai dokter, dengan antusias bertanya tentang jurnal ilmiah mengenai ambang batas maksimum untuk menggunakan MSG.

Kemudian ada juga Tn. Roty sebagai salah satu orang tua wali siswa di Istiqlal Madrasah. Dia bertanya tentang kadaluarsa bahan makanan dan perbedaan dengan makanan cepat saji.

Para peserta yang menghadiri diskusi ilmiah juga merespon dengan baik pada materi yang disampaikan oleh pembicara.

Beberapa dari mereka sebelum mengambil bagian dalam diskusi ilmiah sangat jarang menggunakan enhancer rasa, terutama MSG, dalam memasak sehari-hari.

“Sebelum mengambil bagian dalam diskusi ilmiah dari ahli di sini, memang saya memasak di rumah jarang menggunakan MSG.

Sekarang, setelah mendengar materi dari para ahli di sini, saya datang untuk memahami dan pikiran saya menjadi lebih terbuka, terima kasih, ” kata salah satu peserta.

You May Also Like

About the Author: postpopuler123

Leave a Reply

Your email address will not be published.