Aset Kripto Kini Mulai Berguguran di Awal Pekan

Aset Kripto Kini Mulai Berguguran di Awal Pekan

Postpopuler.com – Harga mata uang kripto (cryptocurrency) berkapitalisasi pasar terbesar terpantau berjatuhan pada perdagangan Senin (20/09) pagi waktu Indonesia. Pelemahan kripto dimulai kembali pada Minggu (19/09) kemarin.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap pukul 09:00 WIB, kedelepan kripto berkapitalisasi terbesar non-stablecoin bergerak di zona merah pada hari ini.

Bitcoin terkoreksi 1,34% ke level harga US$ 47.277,45/koin atau setara dengan Rp 673.230.888/koin (asumsi kurs hari ini Rp 14.240/US$), ethereum merosot 3,04% ke level US$ 3.316,67/koin atau Rp 47.229.381/koin, cardano ambles 4,5% ke US$ 2,26/koin (Rp 32.182/koin), binance coin melemah 0,91% ke US$ 406,65/koin (Rp 5.790.696/koin).

Berikutnya ripple ambrol 4,68% ke US$ 1,03/koin atau setara Rp 14.667/koin, solana anjlok 9,04% ke US$ 152,14/koin (Rp 2.166.474/koin), polkadot terdepresiasi 2,65% ke US$ 33,34/koin (Rp 474.762/koin), dan dogecoin tepangkas 4,16% ke US$ 0,2311/koin (Rp 3.291/koin).

Dalam sepekan terajhir, kripto big cap secara mayoritas masih mengalami pelemahan. Hanya bitcoin dan binance coin berhasil keluar dari zona merah sepekan terakhir, dimana bitcoin melesat 4,65% dan binance coin naik tipis 0,08%.

Sedangkan sisanya masih berada di zona merah sepekan terakhir. Koin digital polkadot dan cardano menjadi yang paling besar pelemahannya dalam sepekan terakhir, yakni masing-masing terkoreksi hingga 0,35% dan 8,45%.

Sementara pelemahan paling minior dibukukan oleh kripto ethereum yang melemah 0,38% selama sepekan terakhir.

Pekan lalau merupakan pekan yang cendrung tenang bagi pasar kripto, karena harga mayoritas kripto sudah berkonsolidasi setelah aksi jual pekan sebelumnya lalu.

Baca Juga:

Namun hal ini berbanding terbaik di koin digital alternatif lainnya yakni avalanche yang melesat 34%, didorong oleh putaran pendanaan sebesar US$ 230 juta di jaringan terbarunya.

“Kombinasi antara faktor fundamental yang disajikan on-chain, indikator teknikal bullish dan gambaran makro yang lembut memungkinkan kami untuk mengkonfirmasi pandangan kami tentang pergerakan bullish sepenjang sisa tahun ini,” kata FundStrat, perusahaan penasehat global, menulis dalam laporan risetnya Rabu (15/09), dikutip dari CoinDesk.

Regulasi hingga saat ini tetap menjadi faktor pemberat bagi pasar cryptocurrency. Sebelumnya, Pengadilan Akun El Salvador menerima keluhan dari organisasi hak asasi manusia mengenai penanganan pembelian bitcoin dan ATM kritpo oleh pemerintah.

“Penentangan terhadap undang-undang bitcoin negara itu telah dilakukan dengan protes di seluruh ibu kota,” kata Sebastian Sinclair dari CoinDesk.

Sementara itu pada Kamis (16/09) lalu, Bloomberg melaporkan bahwa Departement Keuangan AS sedang menyiapkan laporan tentang stablecoin dan potensi risikonya terhadap sistem keuangan.

Sumber : www.cnbcindonesia.com

You May Also Like

About the Author: Ramdan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *