Berikut Penjelasan 3 Jenis Indikator Swing Trading Saham

Berikut Penjelasan 3 Jenis Indikator Swing Trading Saham

Postpopuler.comBerikut Penjelasan 3 Jenis Indikator Swing Trading Saham – Adalah strategi dari salah satu dalam menggunakan trading saham yang dapat diandalkan dan tentunya sudag menjadi tren dalam pergerakan saham yang dimiliki. Para pemain sham swing trading ini sangat mengandalkan trend, karena mereka trend is friend. Sehingga bisa diambil kesimpulan sederhananya adalah trend itu faktor utama bagi swing trading saham.

Dengan adanya trend, maka mereka dapat melihat sebuah harga yang bisa dilihat secara bergerak, dan apa yang harus merka lakukan bisa direncanakan dengan matang. Ada banyak strategi swing trading, termasuk indikator-indikator yang digunakan untuk strategi.

Namun yang harus Anda ingat bahwa sebaiknya apapun Anda, tidak akan berhasil jika pisikologis tidak matang, untuk itu jam terbang menjadi kunci kesuksesan Anda menggunakan strategi ini.

Nah, langsung saja kita kepembahsan yang bisa dibilang sangat penting ini dari jenis dan pengertian 3 indikator swing trading saham berikut ini:

BACA JUGA :  Cara Membangun Bisnis Properti Di Masa Pandemi

1. Moving Average (MA)

Moving Average (MA) merupakan indikator modern yang paling awal dari semua indikator-indikator teknikal modern lainnya. Biasanya hanya menggunakan rata-rata harga dalam beberapa hari kebelakang, sehingga akan dihasilkan harga rata-rata terakhir dan dapat memberikan informasi trend harga saham tertentu.

Moving Average itu sendiri banyak sekali variannya, pengembangannya macam-macam, mulai dari Simple Moving Average (SMA), Exponential Moving Average (EMA), sampai pada Weighted Average (WMA).

Ketiganya powerfull bagi mereka yang sudah menguasai cara penggunaannya, namun bagi Anda yang belum familiar dengan semuanya, saran saya pakai SMA saja karena dasar dan paling mudah.

2. Price Action Dan Volume

Indikator yang kedua ini yaitu Price Action Dan Volume merupakan perpaduan, dan jika Anda menemukannya maka selamat, harga memiliki presentase kenaikan paling tinggi dan bisa jadi awal dari saham bagger.

Price Action merupakan pondasi dasar dalam analisis teknikal, namun jika disaingkan dengan volume maka hasilnya akan sangat powerfull. Tidak perlu menggunakan indikator tambahan, Anda bisa mencetak cuan hanya dari dua jenis ini, Price Actions dan Volume.

BACA JUGA :  Kapitalisasi Pasar Kripto Kembali Naik Mencapi US$2 Triliun

Beberapa trader profesional bahkan tidak memakai apapun dalam chart mereka, hanya mengandalkan Price Actions dan Volume. karena keduanya adalah dasar dari semua indikator, sehingga tanpa indikator apapun sudah cukup untuk mencetak cuan di saham.

Dalam Price Actions pun beberapa teknikal harus Anda perdalam seperti bentuk candlestik, pola dua candle, sehingga dapat diketahui kelanjutan dari trend yang terbentuk.

3. MACD

MACD atau disebut juga dengan Moving Average Convergane Divergence merupakan pembaruan dari MA. Jadi pada dasarnya MACD itu merupakan keturunan dari MA, karena dibangun berdasarkan MA itu sendiri.

Bedanya adalah MACD ini dapat mendeteksi kecendrungan akan adanya pembalikan arah atau dari sebuah trend yang sedang berjalan. Sehingga Anda sebagai trader melakukan persiapan jika trend tersebut berubah dan muncul peluang untuk tradingkan.

BACA JUGA :  Link Xnxubd 2019 Nvidia India Video Bokeh China Video Full Terbaru

Simpelnya MACD ini lebih cocok menjadi konfirmator dari sebuah trend yang terbentuk pada afase awal. Maka biasanya setelah beberapa candle terbentuk maka MACD baru mengkonfirmasikannya dengan membentuk sinyal Goldencross yang menunjukkan bahwa trend telah terkonfirmasikan dan memiliki peluang bertahan dalam waktu yang cukup lama.

Selain itu, MACD memang sangat banyak kelemahan, namun keunggulan terbaiknya adalah ia mampu mengkonfirmasikan sebuah trend itu kuat atau tidak dan apakah trend tersebut dapat berjalan dalam waktu yang lama atau tidak.

Menentukan trend sebuah saham penting bagi seorang swing trader, karena dengan mengetahui trend utamanya, swing trader dapat menentukan stup trading dan salah satunya adalah target price.

Nah, demikianlah pembahasan tentang Berikut Penjelasan 3 Jenis Indikator Swing Trading Saham semoga informasi ini dapat bermanfaat buat Anda.

Baca Juga:

Sumber : www.blogsaham.com

You May Also Like

About the Author: Ramdan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *