Harga Bitcoin Terus di Angka US$ 34.087 Per Keping 12 Juli 2021

Harga Bitcoin Terus di Angka US$ 34.087 Per Keping 12 Juli 2021

Postpopuler.com – Harga sejumlah untuk crypto currency alias mata uang kripto hari ini (12/06) menghijau. Kenaikan terjadi pada mata uang kripto populer seperti Bitcoin, Ethereum hingga dogecoin. Namun khusus Bitcoin, perubahan harga terjadi sangat sering dalam 24 jam terakhir.

Dari pantauan Banjarmasin.tribunnews.com terhadap harga mata uang kripto di coinmarketcap.com pukul 18.00 Wita, fluktuasi harga Bitcoin paling kentara. Nilainya terus melaju naik turun di kisaran US$ 34.087 dan US$ 33.901. Kendati begitu nilai harian masih tercatat naik 0.45%.

Sementara itu dari Ethereum sendiri yang sempat menghijau 0,85% di angka US$2.139, jadi merosot di angka US$2,115. Sedangkan Dogecoin menghijau 0,12% di angka US$2,115.

BACA JUGA :  Xxnamexx Mean Bokeh Full Sensor Jpg Gif Png Bmp Online 2021

Sebelumnya, harga Bitcoin sempat jatuh ke level US$ 32.000. Kripto dengan kapitalisasi aset terbesar di dunia itu gagal lagi menembus US$ 37.000.

Mengacu pada data CoinDesk, harga Bitcoin pada Kamis (8/7/2021) pukul 14.48 WIB ada di US$ 32.495,11 atau turun 6,71% dari posisi 24 jam sebelumnya.

“Bitcoin terus diperdagangkan berombak, dan meskipun kami telah melihat bias ke atas dalam beberapa hari terakhir, perlu beberapa pekerjaan bagi BTC untuk menembus di atas angka US$ 42.000,” kata Pankaj Balani, CEO Delta Exchange, dalam e-mail kepada CoinDesk.

BACA JUGA :  Inilah Pengertian Magking Forex

“Setiap kelemahan di pasar yang lebih luas atau pengurangan likuiditas bisa menyebabkan penurunan tajam dalam Bitcoin,” imbuh dia.

Analis lain memproyeksikan, Bitcoin akan naik level karena volume perdagangan terus turun sejak aksi jual Mei lalu.

“Kami memperkirakan, spekulasi di pasar spot dan derivatif akan stabil di masa mendatang, yang akan berubah menjadi perubahan harga yang lebih rendah,” sebut 21Shares, seperti dikutip CoinDesk.

Meskipun aktivitas perdagangan relatif sepi selama sebulan terakhir, investor institusional sibuk menilai cryptocurrency sebagai alternatif aset tradisional.

BACA JUGA :  Karyawan J&T Mogok Kerja Jadi Trending di Sosmed

Baca Juga:

“Kami telah melihat lebih banyak institusi besar yang menanyakan tentang ruang tersebut, termasuk bank besar dan manajer aset, serta dana pensiun bahkan perusahaan asuransi,” ujar Florian Ginez, Associate Director of Quantitative Research WisdomTree, dalam catatan Selasa (6/7).

“Sebagian besar aktor (lembaga) ini masih sangat awal dalam perjalanan mereka untuk mendapatkan lampu hijau memulai berinvestasi di Bitcoin, tetapi ini menunjukkan institusi besar tetap membuka mata mereka,” ungkapnya.

Sumber : banjarmasin.tribunnews.com

You May Also Like

About the Author: Ramdan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *