Bisnis Properti Perorangan

Bisnis Properti Perorangan

postpopuler.com – Bisnis Properti –Hallo sobat postpopuler kembali lagi bersama admin yang selalu memberikan informasi terbaru dan viral.

Bisnis properti kini makin banyak diminati oleh semua kalangan pembisnis, ini bisa dilihat dari banyaknya pembisnis-pembisnis baru bermunculan.

Karena bisnis ini memberikan keuntungan yang menjanjikan untuk para pembisnisnya, ini bisa dilihat dari pengusaha sukses dari bisnis ini.

Bisnis Properti Perorangan

Bagi anda yang tidak memiliki badan usaha atau hanya sebagai orang pribadi tetapi bisa melakuan aktifitas Developer Properti yaitu kegiatan membangun di bidang properti perumahan untuk dijual kembali kepada orang lain.

BACA JUGA :  Bisnis Properti Rumahan dan Perkembangannya

Hanya saja pemerintah membatasi kegiatan menjadi developer pribadi ini untuk luasan dan jumlah tertentu seperti tercantum dalam Keputusan Menteri Negara Agraria/Kepala Pertahanan Nasional Nomor 6 Tahun 1998, tentang Pemberian Hak Milik Atas Tanah untuk Rumah Tinggal.

Dalam peraturan tersebut diatur mengenai kepemilikan Sertifikat Hak Milik yang boleh maksimal 5 (lima) bidang saja.

Memang peraturan tersebut tidak menyebutkan secara spesifik tentang pembatasan orang usaha pribadi melakukan usaha developer properti.

Dengan adanya pembatasan seseorang memiliki maksimal 5 bidang tanah dalam bentuk SHM, maka dengan implikasinya adalah jika tanah dengan alas hak SHM akan di pecah menjadi kavling-kavling dengan jumlah lebih dari 5(lima) bidang tanah tersebut maka harus di ubah dulu jenis hanya menjadi (SHGB).

BACA JUGA :  Jadwal Tayang My Lecturer My Husband Episode 5 Full Movie

Hal ini sejalan dengan peraturan pemerintah di daerah tertentu yang mengharuskan jika sebuah proyek propertiyang dikembangkan berjumlah lebih dari 5 (lima) untuk maka diharuskan dikelola oleh badan hukum berbentuk Perseroan Terbatas (PT).

Sekarang kita bahas tentang developer sebagai orang pribadi yang akan mengembangkan proyek dengan unit maksimal 5 (lima) unit.

Cek Legalitas Lahan

Legalitas lahan harus dicek terlebih dahulu , jika tanahnya sudah sertifikasi maka pengecekan sertifikasi harus dilakukan ke kantor pertanahan.

BACA JUGA :  Bocah Ini Jual Meme Dengan Harga 7,2 Miliar

Cek Fisik Lahan

Jika akan mengakuisisi lahan kehati-hatian harus tetap diutamakan. itu bertujuan secara legalitas tanah tanah tidak dalam masalah atu sengketa.

Cek Peruntukan Lokasi

Selanjutnya yang anda harus lakukan adalah mengecek lahan untuk digunakan apakah bisa digunakan sesui perencanaan.

Lokasi bisa dilihat di Dinas Tata Kota atau Tata ruang daerah setempat bisa juga Bappeda.

Penutup

Demikian pembahasan tentang Bisnis Properti Perorangan yang dapat admin berikan ulasannya.

Jika kalian mengetahui informasi tentang Bisnis Properti Perorangan kalian bisa sharing ke admin dengan cara meninggalkan pesan di kolom komentar.

You May Also Like

About the Author: postpopuler123

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *