Harga Bitcoin Hari Ini Turun Menjadi Rp 678,39 juta

Harga Bitcoin Hari Ini Turun Menjadi Rp 678,39 juta

Postpopuler.com – Harga Bitcoin pada hari ini, Rabu (3 Maret 2021) jatuh 4,11 persen menjadi US$ 47.609 atau sekitar Rp 679,39 juta (asumsi kurs Rp 14.249 per olar AS).

Penurunan untuk harga Bitcoin terjai setelah Gary Gensler, yang dicalonkan Persiden Amerika Serikat Joe Biden untuk memimpin Komisi Sekuritas dan Bursa AS berkomentar soal mata uang tersebut. Ia juga mengatakan bahwa mata uang kripto itu telah menimbulkan masalah baru perlindungan investor.

Untuk sementara itu, Citu juga mengatakan dalam sebuah laporan bahwa mata uang kripto yang paling populer tersebut berada pada titik kritis. Meski begitu juga, Bitcoin juga diebut dapat menjadi mata uang pilihan untuk perdagangan internasional atau menghadapi ledakan spekulatif.

BACA JUGA :  Penurunan Harga Emas Antam Hari Ini 9 Juni 2021

Sebelumnya, pada hari Senin yang lalu, tanggal (1 Maret 2021) Bitcoin melonjak 8 persen ke US$ 48.861,48 atau sekitar Rp 697,4 juta (asumsi kurs 14.274 per dolar AS). Sebelumnya juga sempat melemah beberapa hari sebelumnya.

Dengan begitu nilai mata uang digital ini telah melonjak lebih dari 76,2 persendari level terendahnya pada awal Januari tahun US$ 27.734. Pada tahun ini Bitcoin sempat menembus rekor tertinggi pada bulan 21 Februari yang lalu di leel US$ 58.354,14 atau sekitar Rp 832,6 juta.

BACA JUGA :  Terus Merangkak Naik, Berikut Harga Emas Antam 31 Mei 2021

Harga Bitcoin Hari Ini Turun Menjadi Rp 678,39 juta

Harga Bitcoin Hari Ini Turun Menjadi Rp 678,39 juta
Harga Bitcoin Hari Ini Turun Menjadi Rp 678,39 juta

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjito sebelumnya juga pernah menegaskan bahwa untuk pembayaran yang sah di Indonesia adalah rupiah sesuai dengan perundang-undangan yang telah berlaku.

Ia juga memastikan bahwa mata uang kripto atau crypto currency seperti Bitcoin tidak bisa digunakan atau tidak berlaku untuk alat pembayaran yang sah.

BACA JUGA :  Nonton Xnview indonesia 2019 apk Android Terbaru

“Sejak awal kami sudah mengingatkan dan menegaskan Bitkoin tidak boleh sebagai alat pembayaran yang sah, demikian juga untuk mata uang yang lainnya selain rupiah”. Ucap Gubernur Bank Indonesia Perry Warjito dalam diskusi virtual, pada hari Kamis, tanggal 25 Februari 2021.

Nah, Bitkoin ini sendiri pada sedang ada di Negara Indonesia. Pembeli tidak bisa menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang saha tidak terkecuali dengan rupiah.

You May Also Like

About the Author: postpart1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *