Bisnis Properti Yang Diprediksi Naik di Tahun 2021

Bisnis Properti Yang Diprediksi Naik di Tahun 2021

Postpopuler.com – Pada tahun ini bisnis properti yang diprediksi naik di tahun 2021. Kenaikan dibidang ini di perkirakan naik dalam penjualan berkisar 10 hingga 15 persen.

Prediksi kenaikan pada penjualan bisnis properti ini dikatakan, CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda.

kenaikan sebesar 10 persen hingga 15 persen ini di latarbelakangi oleh penurunan angka yang cukup signigfikan pada tahun lalu akibat masa pandemi (Covid-19).

“Terjadi penurunan yang cukup dalam tahun lalu. Jadi, secara umum harusnya pasar properti akan lebih baik pada tahun ini dengan kenaikan berkisar 10 persen sampai 15 persen, bila tidak ada kejadian luar biasa yang berdampak negatif bagi pasar properti itu sendiri,” ujarnya.

BACA JUGA :  Link Video 7 Minute 53 Second Http 149.3 170.155 Viral Terbaru

Ia juga mengatakan bahwa bisnis di bidang properti untuk tahun ini akan sangat menantang bagi pelaku bisnis properti.

Dia memprediksi pada tahun ini pandemi mulai meresa maka pasar properti naik secara eksponesial, dikarenakan potensi permintaan yang tertunda.

Prediksi Ali Tranghanda kenaikannya akan berkisar pada tahun ini untuk semester ke dua di 2021.

BACA JUGA :  Ide Bisnis Yang Perlu Dicoba Untuk Tahun 2021

Perkembangan bisnis properti untuk pasar global, menurut Ali, akan semakin lebih baik lagi.

Namun perlu untuk dicermati bagi para pembisnis properti mengenai status lockdown yang masih diberlakukan negara.

Memang dampak lockdown untuk negara dengan tujuan ekspor sangat berpengaruh terhadap pelaku bisnis properti di Indonesia.

Di China sendiri masih relatif masih tergangu oleh akibat pandemi Covid-19. Pasalnya, pertumbuhan di China akan sangat berpengaruh kepada sektor ekonomi glolobal terkait ekspor impor yang semakin baik.

BACA JUGA :  Mata Uang Kripto Akhirnya Pada Dasarnya Akan Terbukti Tidak Berharga

“Dengan beberapa faktor risiko dan kondisi penuh ketidakpastian, tentunya kita masih berharap banyak pasar properti akan tumbuh pada tahun ini,” ungkapnya.

Ali Tranghanda juga mengungkapkan sepanjang tahun 2020, lalu penjualan rumah jeblok, terburuk sejak bisnis properti mulai perlambatan pada 2013.

Anjloknya penjualan perumahan sepanjang tahun 2020 di Jabodetabek-Banten sebagai benchmark perumahan nasional anjlok hingga 31,8 persen dibanding 2019, lalu.

Meski demikian, penjualan perumahan dengan harga 1 miliar hingga 2 miliar sepanjang tahun lau ternyara meningkat sebesar 12,5 persen dibandingkan 2019.

Sumber : ekonomi.bisnis.com

You May Also Like

About the Author: postpopuler123

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *